ICE – In Case of Emergency

Apaan tuch… !

Istilah ICE mulai ngetop sejak kejadian meledaknya sebuah bus di London pada 07 Juli 2005.
Pada saat itu kepolisian dan paramedis Inggris mengalami kesulitan dalam menghubungi pihak keluarga korban melalui handphone para korban ledakan karena harus menghubungi semua nomor yang ada di phonebook handphone untuk menanyakan apakah pemilik nomor telepon adalah keluarga dari korban.

In Case of Emergency (ICE) adalah sebuah program/kegiatan yang memungkinkan bagi penolong pertama, seperti polisi, paramedis atau petugas pemadam kebakaran, untuk mengidentifikasi korban dan mengontak keluarga terdekat dan pihak tertentu lainnya yang mengetahui catatan medis dari korban.
Program ini dikenalkan oleh seorang paramedis Inggris, Bob Brotchie, sebenarnya sebelum kejadian serangan bom di London terjadi, tepatnya pada bulan Mei 2005. Ide ini mulai diterima secara luas setelah peristiwa serangan bom di London terjadi.

Program ini melibatkan masyarakat untuk memasukkan kontak person dalam kondisi darurat ke dalam Phone Book handphone mereka dengan awalan/akhiran “ICE”. Namun ada yang harus diperhatikan yaitu bahwa pihak yang diberi kode “ICE” tersebut harus dihubungi dulu oleh “calon korban” dan data pribadi serta catatan medis “calon korban” juga harus diinformasikan kepadanya.
Selain itu, Handphone yang didalamnya mengandung daftar “ICE” diberi tempelan stiker “ICE”, kalo mo lihat contoh stikernya bisa lihat disini : http://www.icesticker.com.
Program ini sudah sangat popular di Eropa dan mulai menyebar ke Amerika, bahkan ada beberapa perusahaan yang menyediakan jasa “ICE” ini, contohnya bisa lihat di https://www.icephr.com, http://www.icecontact.com, dan http://icesaves.com.

Nah kalo di Indonesia kira-kira ada nggak program kayak gitu yach..
Kayaknya sich nggak ada, wong kalo ada kecelakaan biasanya Handphone dan isi dompet langsung diselamatkan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang berkepentingan hehehe… 😆
Udah gitu, emangnya polisi atawa orang yang nolong kita akan tahu kalo kode “ICE” tersebut adalah orang yang harus mereka hubungi… kayaknya enggak dech… kecuali yang udah baca postingan ini jadi tahu.. hehehe… 😆

Tapi paling nggak kalo mo coba bisa juga koq, tapi dengan cara manual… yaitu dengan membuat catatan di karton kecil yang dilaminating yang judulnya “DALAM KONDISI DARURAT HUBUNGI :”, yang isinya Nama Orang yang tinggal di serumah, No. Telepon dan Alamat Rumah kita ditambah dengan Nama dan No. Telepon saudara atau teman dekat kita.

Kalo mau tahu lebih jelas tentang “ICE” langsung aja kesini : http://en.wikipedia.org/wiki/ In_case_of_emergency.

Iklan

Tentang Wahyo

Bukan blog-nya orang terkenal.... Hanya blog-nya seorang kaum urban yang berasal dari Ngayogyakarta Hadiningrat... Yang akhirnya terdampar di Buitenzorg City...
Pos ini dipublikasikan di Nggak Jelas Juntrungannya dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s